IWOSUMBAR.COM, PADANG- GUBERNUR Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, menguraikan delapan langkah utama untuk mewujudkan mimpi besar Sumbar pada tahun 2045, melalui pelaksanaan Rancangan Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) tahun 2025-2045.
Penjabaran ini dilakukan saat pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Daerah Terintegrasi Sumbar di Pangeran Beach Hotel Padang, Kamis (28/04).
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menegaskan bahwa visi Sumbar ke depan adalah ‘Sumatera Barat Maju dan Berkelanjutan Berlandaskan Agama dan Budaya’.
Untuk mencapai visi tersebut, Gubernur memaparkan indikator yang harus dipenuhi, seperti pendapatan penduduk, tingkat kemiskinan, gini ratio, indeks daya saing daerah, indeks modal manusia, dan penurunan intensitas emisi gas rumah kaca.
Gubernur juga menyoroti delapan langkah utama yang harus dilakukan, mulai dari bekerja secara luar biasa, meningkatkan pendapatan daerah, menjaga konsistensi perencanaan pembangunan, hingga mendapatkan dukungan pembiayaan yang memadai.
“Untuk mewujudkan indikator-indikator itu, ada delapan poin atau langkah yang perlu kita lakukan. Antara lain, kita harus bekerja secara luar biasa, inovatif, baru, dan cerdas. Kedua, pendapatan daerah harus meningkat signifikan, sehingga kita harus lebih hati-hati dan cermat dalam mengambil kebijakan,” terang Gubernur.
Langkah-langkah tersebut dirancang untuk memastikan Sumbar mencapai tujuan-tujuan pembangunan jangka panjangnya.
Musrenbang kali ini juga dihadiri oleh sejumlah narasumber dan tokoh-tokoh masyarakat Sumbar, serta melibatkan berbagai pihak dari tingkat lokal hingga nasional.
Hadir juga para Pimpinan Instansi Vertikal di Sumbar, Ketua Majelis Kelitbangan Sumbar, Pimpinan BUMN/BUMD dan Komunitas di Sumbar, Tokoh-Tokoh Masyarakat, Seribuan Perantau yang turut hadir secara daring
Hal ini menandai momen bersejarah dalam upaya pembangunan Sumbar menuju 2045, yang membutuhkan kolaborasi dan dukungan dari semua pihak terkait. (R)





