BeritaPeristiwa

Longsor di Agam, 7 Warga Terdampak: 1 Meninggal, 6 Orang Selamat

×

Longsor di Agam, 7 Warga Terdampak: 1 Meninggal, 6 Orang Selamat

Sebarkan artikel ini
(Ket Photo: Longsor di Agam, 7 Warga Terdampak: 1 Meninggal, 6 Orang Selamat)

AGAM – Bencana tanah longsor yang terjadi di Bukit Indah, Jorong Baruah, Nagari Sungai Landia, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mengakibatkan sebanyak tujuh warga terdampak.

Dari jumlah tersebut, satu orang dilaporkan meninggal dunia, sementara enam lainnya berhasil selamat.

Informasi kejadian diterima dari Wali Nagari Balinka, Fitriani, pada Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 00.22 WIB.

Longsor terjadi dikarenakan curah hujan tinggi yang mengguyur kawasan tersebut sejak Selasa malam (5/5/2026) sekitar pukul 22.05 WIB, hingga menyebabkan dua unit rumah warga tertimbun material longsoran.

Tim Unit Siaga SAR Agam diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 00.35 WIB dengan enam personel. Setelah menempuh perjalanan hampir dua jam, tim tiba di lokasi dan berkoordinasi dengan unsur terkait untuk melakukan pencarian.

Baca Juga  Besok, Ditbinmas Polda gelar Vaksinasi di GOR Agus Salim

Upaya pencarian membuahkan hasil pada pukul 04.04 WIB, ketika korban atas nama Awal (56) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban kemudian dievakuasi ke RS Achmad Mochtar untuk penanganan lebih lanjut.

Sementara itu, enam korban lainnya yang sebelumnya tertimbun berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Mereka terdiri dari Zaki (18), Kuntum (14), Rahmat Hidayat (33), Gustina Diana Wati (37), Zafira Zakya Hidayat (1), dan Yoni (45).

Setelah seluruh korban berhasil ditemukan dan dievakuasi, tim SAR gabungan kembali ke kesatuan masing-masing, sekaligus mengusulkan penutupan operasi SAR.

Baca Juga  Update Cov-19, Positif 9.944 Total 1.937.652 Wafat 196 Total 53.476

Operasi ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Unit Siaga SAR Agam, BPBD Agam, PMI Agam, perangkat nagari, Kelompok Siaga Bencana (KSB), serta masyarakat setempat.

“Meski operasi berjalan lancar, tim di lapangan menghadapi kendala berupa kondisi tanah longsoran yang masih labil, sehingga berpotensi membahayakan proses evakuasi”, sebut Atta priono Koordinator unit siaga Sar Agam.

Pihaknya juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat curah hujan di wilayah tersebut masih cukup tinggi.