Peristiwa

RN (34) Tewas di Dalam Sumur, Gegerkan Warga Pasar Ambacang

×

RN (34) Tewas di Dalam Sumur, Gegerkan Warga Pasar Ambacang

Sebarkan artikel ini
(Ket Photo: RN (34) Tewas di Dalam Sumur, Gegerkan Warga Pasar Ambacang)

PADANG – Suasana duka dan kepanikan menyelimuti warga Gang Manggis No. 1A, Kelurahan Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Senin (18/5/2026) pagi. Seorang pria bernama Riki Novfriadi (34) ditemukan meninggal dunia di dalam sumur rumahnya setelah diduga terjatuh saat hendak menyalakan mesin air.

Peristiwa tragis tersebut langsung mengundang perhatian warga sekitar. Tim gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang bersama Basarnas, PMI, TNI, Polri, serta aparat kecamatan dan kelurahan ada di lokasi untuk melakukan proses evakuasi.

Berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, informasi kejadian diterima sekitar pukul 08.25 WIB. Kemudian, satu unit armada bersama 10 personel langsung bergerak menuju lokasi yang berjarak sekitar 6,9 kilometer dari markas Damkar.

Baca Juga  Walikota Lantik 22 Kepsek SD, SMP se-Kota Padang

Setibanya di lokasi pukul 08.39 WIB, petugas langsung melakukan upaya evakuasi terhadap korban yang berada di dalam sumur. Proses penyelamatan berlangsung dramatis dan penuh kehati-hatian hingga akhirnya korban berhasil dievakuasi sekitar satu jam kemudian dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Menurut keterangan saksi di lokasi, kejadian bermula pada sore hari sebelumnya ketika korban hendak menghidupkan mesin air untuk mandi. Namun, saat berdiri di dekat sumur, korban disebut mengalami pusing dan sempoyongan hingga akhirnya terjatuh ke dalam sumur.

Baca Juga  Kebakaran Rumah di Pampangan Lubeg Kerugian Capai 500 Juta

Korban diketahui bernama Riki Novfriadi, pria berusia 34 tahun yang bekerja di sektor swasta. Informasi yang dihimpun menyebutkan korban juga memiliki riwayat gangguan mental dan tengah menjalani rawat jalan.

Sementara itu, saksi sekaligus adik korban, Tomy Kurniawan (29), mengaku sangat terpukul atas kejadian tersebut. Warga sekitar pun tampak berkerumun menyaksikan proses evakuasi yang berlangsung menegangkan sejak pagi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait masih melakukan pendataan dan penanganan lebih lanjut atas peristiwa tersebut.