PADANG – Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Padang (UNP) menggelar The 10th International Conference of Sports, Health, and Recreation (ICOSHR) 2026. Konferensi internasional yang digelar secara hybrid ini menghadirkan akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa dari berbagai negara untuk berbagi gagasan dan hasil penelitian terkini di bidang olahraga, kesehatan, dan rekreasi.
Mengusung tema “Performance Analysis, Guidance and Exercise in Sports”, ICOSHR 2026 menjadi momentum penting karena menandai satu dekade penyelenggaraan konferensi internasional tersebut oleh FIK UNP. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Rektor Universitas Negeri Padang, Ir. Krismadinata, Ph.D., dengan menghadirkan pembicara utama dari Indonesia, Malaysia, dan Rumania.
Dalam sambutannya, Rektor UNP memberikan apresiasi atas konsistensi FIK dalam menjaga keberlangsungan forum akademik bertaraf internasional selama sepuluh tahun terakhir. Menurutnya, pencapaian tersebut mencerminkan kuatnya budaya akademik dan riset yang berkembang di lingkungan fakultas.
“Konferensi ini telah memasuki penyelenggaraan yang ke-10. Hal ini menunjukkan bahwa Fakultas Ilmu Keolahragaan tidak hanya mampu menggelar kegiatan akademik berskala internasional, tetapi juga berhasil mempertahankan tradisi ilmiah yang memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan,” ujar Krismadinata.
Dikatakan, FIK menjadi salah satu fakultas yang berkontribusi signifikan terhadap peningkatan publikasi ilmiah dan reputasi akademik Universitas Negeri Padang. Karena itu, pengembangan sport science perlu terus diperkuat melalui optimalisasi fasilitas olahraga kampus sebagai pusat pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia.
Berbagai fasilitas olahraga yang dimiliki UNP harus mampu mendukung proses pembelajaran dan riset secara maksimal sehingga tidak hanya berfungsi sebagai sarana olahraga, tetapi juga sebagai laboratorium pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi di bidang keolahragaan.
Sementara itu, Ketua Pelaksana ICOSHR 2026, Dr. Ardo Okilanda, M.Pd., mengungkapkan bahwa konferensi tahun ini diikuti sekitar 200 peserta yang berasal dari 10 negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, Tiongkok, India, Irak, Korea Selatan, Italia, Rumania, dan Burundi.
Sebanyak 65 pemakalah turut mempresentasikan hasil penelitian mereka dalam berbagai sesi ilmiah yang membahas isu-isu terkini terkait olahraga, kesehatan, rekreasi, pendidikan jasmani, serta sport science.
“Konferensi ini menjadi platform yang sangat berharga untuk berbagi pengetahuan, memperluas jejaring akademik, dan membangun kolaborasi penelitian di tingkat internasional,” ujarnya.
Pada penyelenggaraan tahun ini, ICOSHR menghadirkan sejumlah pembicara utama, di antaranya Prof. Dr. Phil Yanuar Kiram dari Universitas Negeri Padang, Prof. Ardelean Viorel Petru, Ph.D. dari Aurel Vlaicu University of Arad, Rumania, serta Dr. Mohamad Azlan Mohamed Shapi dari Malaysia.
Dr. Ardo juga menyampaikan apresiasi kepada Universitas Negeri Padang, LPDP melalui Program Equity, serta berbagai mitra internasional yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan konferensi tersebut.
Hasil penelitian yang dipresentasikan dalam ICOSHR 2026 berpeluang dipublikasikan pada sejumlah jurnal bereputasi internasional dan nasional, di antaranya International Journal of Human Movement and Sports Sciences (Q2), Al-Rafidain Journal of Medical Science (Q3), IDO Movement for Culture Journal of Martial Arts Anthropology (Q2), serta berbagai jurnal nasional terakreditasi Sinta.
Selain itu, FIK UNP juga tengah mempersiapkan penyelenggaraan International World Martial Arts Conference pada tahun 2027. Agenda tersebut diharapkan semakin memperkuat posisi Universitas Negeri Padang dalam jejaring akademik internasional, khususnya di bidang olahraga dan bela diri.
Kegiatan ICOSHR 2026 turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).











